
Kalau dulu orang main game cuma sekadar hiburan, tahun 2025 ini dunia game udah naik level. Bukan lagi sekadar grafik bagus atau cerita seru, tapi ada ilmu baru yang bikin industri ini makin gila: AI generatif dan transreality game. Dua istilah ini sekarang jadi bahan obrolan di forum developer, kampus, sampai komunitas gamer.
AI Generatif, Mesin Kreatif dalam Game
Bayangin lo main RPG tapi tiap kali login, dunianya selalu berubah. Quest baru muncul, NPC ngomong beda, bahkan ending bisa bergeser tergantung keputusan lo. Itu semua kerjaan AI generatif.
Kalau dulu semua elemen game udah di-setting developer, sekarang mesin AI bisa bikin konten baru tanpa batas. Hasilnya? Game jadi kayak dunia hidup yang selalu ngasih kejutan.
Di tahun ini, beberapa studio gede udah mulai uji coba engine yang disebut Interactive Generative Video (IGV). Teknologi ini bikin pemain bukan sekadar “main”, tapi ikut “mencipta” pengalaman game mereka sendiri.
Transreality Game, Nyata dan Virtual Tanpa Batas
Tren lain yang lagi panas adalah transreality game. Konsepnya nyatuin dunia nyata sama virtual sampai batasnya hampir nggak kelihatan.
Contohnya? Ada game fitness yang ngubah langkah kaki lo di jalan jadi misi dungeon. Atau event konser yang pas lo hadiri, langsung nyambung ke avatar di game online. Jadi, pengalaman lo di dunia nyata langsung punya dampak ke dunia virtual.
Kenapa jadi hype? Karena gadget wearable makin canggih. Dari kacamata AR tipis, smartwatch, sampai sensor tubuh, semua bisa disinkronisasi sama game. Bikin imersi jauh lebih gila daripada sekadar VR klasik.
Tetris Effect 2.0, Fenomena Psikologi Gamer
Selain teknologi, ada juga efek psikologis yang ikut keangkat lagi tahun ini: Tetris Effect. Lo pernah main game sampai kebawa mimpi atau kebayang polanya terus di kepala? Nah, sekarang fenomena ini makin sering dibahas, terutama karena game AI generatif bikin otak lebih aktif “nyusun” strategi.
Para peneliti nyebut ini Tetris Effect 2.0, karena level intensitasnya lebih kuat dibanding zaman dulu.
Kenapa Semua Orang Ngomongin Ilmu Game Ini?
Buat developer, AI generatif artinya nggak ada lagi batas imajinasi.
Buat gamer, transreality bikin pengalaman main jadi lebih personal.
Buat pendidik & marketer, ilmu ini bisa dipakai di luar game—mulai dari simulasi belajar sampai kampanye interaktif.
Intinya, dunia game di 2025 bukan cuma soal hiburan, tapi juga laboratorium ilmu pengetahuan yang terus berkembang.
AI generatif dan transreality game jelas jadi dua ilmu game paling panas tahun ini. Dari cara main sampai cara mikir, semuanya berubah drastis. Dunia nyata dan virtual makin tipis bedanya, dan pemain nggak lagi cuma konsumen, tapi ikut jadi kreator.